Tugas Cerpen Bahasa Indonesia
BERKELANA DI NEGERI ORANG Mutiah Nurul Qolbi 17/XI MIA 4 Nasi telah menjadi bubur, semua angan-angan dan harapan pupuslah sudah. Ia sangat menyesali saat-saat mudanya , yang terbuang sia-sia. Sekarang ia hanya bisa meratapi nasibnya menjadi budak di negeri orang. Apa harus buat?. Hanya itu jalan satu satunya. Anak semata wayang dari keluarga tersohor tersebut dahulunya merupakan anak yang taat,dan sederhana. Namun, sekarang sikapnya berubah 180 derajat sejak dia masuk ke bangku SMA. Pergaulan dengan teman-temanya mendorong Nevi menjadi anak yang sombong dan bandel. “ Vi!, “ Teriak temanya dari depan gerbang sekolah “Hai Ton!, ada apa nih manggil-manggil aku.” Jawab Nevi sambil menghampirinya “Nanti sore kita jalan bareng yuk, sudah bosan aku dirumah terus-terusan.” Ajak tono , merayu “Ide bagus tuh, aku juga lagi pengen refreshing” ja...